Bidadari hati
Disaat hatiku terpuruk
Disana dia ada
Memberi cahaya yang menerangi jiwaku
Menerangi hatiku
Bidadari hati…
Memberi warna dalam hidupku
Ceriakan hariku dengan canda tawamu
Hangatkan jiwaku saat didekapanmu
Bidadari hati…
Menghiasi halaman hatiku dengan bunga cintamu
Mewarnai dinding hatiku dengan kasihmu
Melindungi hatiku dengan rasa sayangmu
Bidadari Hati 2
Bahagia…
Itu yang kurasakan saat bersamamu
Senyum yang muncul disudut bibirmu
Membawaku hanyut dalam kebahagiaan
Tawamu memecah kehampaan di dinding hatiku
Memberi warna yang menyejukkan sebagi gantinya
Mengisi kembali hatiku yang semula sunyi
Menghiasinya dengan keceriaanmu
Kau memberi kehangatan saat didekapanmu
Meluluhkan pagar hatiku yang beku
Menghijaukan kembali halaman hatiku
Mengembalikan kehangatan di kebun kecil hatiku
Bidadari hatiku
Tanpamu hatiku hanya menjadi gubuk yang suram
Tanpamu hanya kesunyian yang menghiasinya
Hadirnya dirimu mengembalikan segalanya
Segala keindahan, kenyamanan, kehangatan
Yang dulu pernah kurasakan…
Hanya untukmu
Hanya untukmu
Dari ruang hatiku
Kupersembahkan
Cintaku untukmu
Hanya untukmu
Pintu hatiku hanya terbuka untukmu
Apa artinya aku tanpamu
Akan kubiarkan ruang hampa
Didalam hatiku ini
Rasakanlah detak jantungku
Biar kau mengerti apa yang sesungguhnya
Isi dari ruang hatiku
Bila aku harus mencintai
Itu hanya denganmu
Namun bila ku harus tanpamu
Akan tetap kuarungi hidup ini tanpa cinta
Dengarlah kata-kata di hatiku
Seribu bintang yang menjadi saksinya
Itu bukanlah janji ingin memikat hatimu
Aku akan selalu mencintai & menyayangimu
Disaat kau disampingku maupun kau jauh
Ku kan slalu menjaga hatiku hanya untukmu
Bidadari hatiku
Perjalanan cinta
Cinta, cinta kadang menyenangkan
Kadang menyakitkan
Berubah sesuai keadaan
Tanpa mengenal waktu
Cinta, datang dan pergi sesuka hatinya
Namun manusia tetap menanti kedatangannya
Semua orang pernah kehilangan cinta
Tak ada yang sempurna
Tak ada yang abadi
Semua hanya semu
Hanya mimpi sesaat
Cinta, dari awal hingga akhir nanti
Kekal abadi selamanya
“semua orang ingin memilikinya
namun sayang mereka tak dapat menjaganya
hanya orang yang memiliki cinta sejatilah
yang dapat mempertahankannya”







3 comments
Comments feed for this article
Januari 16, 2008 pada 12:30 pm
si anu
mantep puisinya coy
Januari 16, 2008 pada 1:47 pm
deblack27
Thanks for your comment…
dear from
deblackrose27
Februari 22, 2008 pada 6:15 am
hedi
gila ente!!mau jadi kahlil gbran tau ariel peterpan? ngak pants banget ahli kmputer bikin kata2 aneh gitu,palagi tentang cewek?huhuhuhuh…